Apa Benar Dia Twin Flame Anda

Hari gini, rasanya semua orang merasa sudah menemukan Twin Flame (TF)-nya. Tapi mungkin cuma satu koma sekian persen yang twin flame beneran.

Untuk yang belum paham TF itu makanan apa? Twin Flame itu salah satu ‘judul‘ hubungan manusia. Biasanya berbau asmara meski TF nggak selalu berarti hubungan asmara. Yang membedakan hubungan ini dengan hubungan lainnya adalah intensitas emosi yang dirasakan kedua pihak yang terlibat. Selain itu juga ada beberapa dinamika hubungan yang mungkin nggak selalu dijumpai dalam jenis hubungan lainnya, seperti:

  • Pertemuan dan perpisahan yang terjadi berulang kali karena keadaan atau karena adanya perselesihan di antara pasangan TF tersebut.
  • Intensitas perasaan yang masih sama meski sudah terpisah selama bertahun-tahun.
  • Adanya kemiripan, baik fisik maupun non-fisik.
  • Komunikasinya telepatis.
  • dsb,dll,dkk…

Yah, kira-kira begitu menurut beberapa sumber yang pernah saya baca. Ada bahkan yang bilang: kalo kamu merasa dia TF kamu, maka itu TF kamu. Ini seperti bilang, kalo kamu mengalami mood swing, berarti kamu bipolar. Sedang pada kenyataannya, nggak semua orang yang mengalami mood swing itu bipolar.

Ada yang membeberkan sampai puluhan ciri-ciri pasangan TF, tapi menurut saya, hampir semua ciri-ciri yang dicantumkan juga bisa ditemukan dalam hubungan lain yang bukan TF.

Soal komunikasi telepatis… Ehem!! Yang sering terjadi adalah: pihak 1 merasa tau apa yang sedang dirasakan/dipikirkan oleh pihak 2. Pihak 1 merasa yakin meski ia nggak bisa membuktikan kebenarannya karena satu dan lain alasan.

Ditambah dengan embel-embel bahwa hubungan TF itu hubungan yang special, makin banyak lah yang ingin mengklaim eksistensinya di blantika per-Twin Flame-an karena merasa punya hubungan TF somehow bikin kita merasa istimewa. Dan dalam hidup kita kaum medioker yang mana semuanya serba biasa, kesempatan untuk merasa spesial tentu nggak akan dilewatkan. Toh nggak ada yang terluka hanya karena kita merasa punya TF (kecuali diri kita sendiri).

The truth is… Semua orang punya TF, hanya saja nggak semua orang mendapat kesempatan untuk mengenal TF-nya. Dan ketika seseorang menemukan TF-nya, bukan berarti dia istimewa. Menurut saya ini nggak lebih dari mengenal kakek atau nenek buyut kita.

Mbah yut? Kaukah itu yang sedang bercermin?

Kita semua punya mbah buyut, tapi nggak semua berkesempatan mengenalnya.

Terus terang saya agak surprised juga waktu mendapati bahwa ternyata banyak di antara kita yang merasa sudah bertemu dengan TF-nya. Saya penasaran, bagaimana mereka bisa sampai pada kesimpulan bahwa seseorang itu TF mereka. Saya penasaran dengan dinamika hubungan mereka yang mereka kategorikan sebagai TF itu sesungguhnya seperti apa. Dan setelah saya observasi, ternyata sekitar 98% dari mereka hanya merasa dan yakin menemukan TF-nya, tapi sesungguhnya bukan. Mungkin mereka terbawa perasaan, atau kena tipu dukun New Age.

Gampang sekali membedakannya kalau ngerti astrologi (pake synastry chart), tanda-tandanya kelihatan. Kelihatan kalo dinamika hubungannya complicated banget.

Soulmate synastry
Twin Flame synastry

Sayangnya, untuk melihat synastry chart, saya perlu tau data kelahiran lengkap kedua belah pihak dalam hubungan yang katanya TF tersebut. Sedangkan mereka yang mengaku punya TF rata-rata nggak tau data kelahiran lengkap pasangan TF-nya.

Service: Pastikan hubungan Twin Flame-mu sebelum halu!

Tapi dari synastry-synastry yang sudah saya pelajari, saya ambil garis besar ciri-ciri TF yang saya gunakan dan at least selama ini tepat guna. Ciri-ciri berikut mungkin terkesan agak lebih ketat jika dibandingkan dengan ciri-ciri yang dibesut oleh pihak lain yang merasa paham soal TF. But it’s a Twin Flame thing, bukan hubungan lain. Sudah semestinya kalau requirements-nya lebih ketat.

Satu hal lagi… Saya yakin masih banyak lubang dalam kesimpulan saya soal TF. It’s a work in progress, bukan cuma bagi saya, tapi juga bagi semua orang yang ikut meramaikan dunia per-TF-an. Jadi bisa dikatakan, ini ciri-ciri Twin Flame versi Tante Dukun. Dan catat… Ini bukan ilmu pasti, apalagi hukum alam. Kita semua sama-sama sedang mencari jawaban. Semoga membantu.

Terlepas dari apakah TF itu pasangan romantis, bersaudara, bersahabat atau hubungan orangtua dan anak…

1

Ada cinta yang besar yang dirasakan oleh kedua belah pihak. (Catat: kedua belah pihak harus sama-sama merasakan. Bukan cuma salah satu, sedang pihak yang satunya ‘nggak sadar’.) Saking besarnya, cinta itu bisa berbalik jadi kebencian yang besar pula sehingga di satu waktu mereka saling menginginkan kehadiran satu sama lain, sedang di waktu yang lain mereka saling menyakiti dan memutuskan hubungan dan ini biasanya putus sampe bertahun-tahun.

Kok sampe bertahun-tahun?

Karena menyembuhkan luka dan meredakan emosi yang disebabkan oleh pasangan TF itu nggak sebentar, meski seringkali masalahnya sebetulnya sepele dan pertengkarannya nggak sampe bergelimang tamparan, jotosan atau bersimbah darah.

2

Dalam hubungan TF, apapun yang dilakukan dan diucapkan satu pihak, berpengaruh besar terhadap perasaan pihak yang satunya. Nah karena sama-sama sensi, banyak konflik tercipta, baik besar maupun kecil.

3

Dalam konflik, mereka biasanya akan dengan mudah menyakiti satu sama lain, karena makin panas suasananya, makin sensi lah mereka. Kata-kata biasa bisa terdengar seakan luar biasa dan menciptakan luka yang sangat dalam, menghancurkan semangat bahkan menginjak-injak harga diri. Krisis identitas bahkan bisa tercipta setelah itu. Dan ini dialami kedua belah pihak, bukan cuma salah satu aja.

4

Luka TF nggak sembuh dalam sehari, seminggu, atau sebulan. Ditambah lagi… Setelah luka sama-sama sembuh, emosi sama-sama reda, kedua belah pihak akan saling mencari. Tak jarang mereka sama-sama sudah pindah domisili ke dua tempat yang berbeda, ganti nomor, ganti pekerjaan, dsb sehingga pencarian jadi ekstra sulit. Tapi karena mereka TF, somehow, they find each other again… hanya untuk saling mengenyahkan lagi.

Kok bisa cinta dengan mudah berubah jadi benci?

Karena sesungguhnya mereka berdua satu jiwa, yang membelah diri untuk menjalani lebih dari 1 inkarnasi berbeda secara bersamaan, kualitas-kualitas yang dimiliki satu pihak, baik sifat, ciri-ciri fisik, minat, bakat, phobia, dsb, dimiliki juga oleh pihak yang satunya. Apapun kualitas yang Anda cinta dan benci dari TF Anda, sesungguhnya juga ada di dalam diri Anda.

(Saya tebalkan kata ‘benci’ karena memang bukan sekedar rasa nggak sreg, nggak nyaman, atau kurang bisa toleransi. It’s big bold HATE. Not anything in between.)

5

Kualitas positif di diri yang belum Anda kenal, akan Anda lihat di diri TF Anda. Dan Anda memuja TF Anda atas kualitas-kualitasnya tersebut. Begitu pula dengan potensi negatif yang belum Anda kenal, akan nampak jelas di diri TF Anda. Dan Anda nggak tahan dengan TF Anda karena kualitas-kualitas tersebut. Begitu juga dengan dia.

Jadi bukan Anda full cinta dia setulus jiwa dan raga, sedang dia cuek bebek melenggang kangkung syalala tanpa beban. No. Kalian berdua merasakan cinta dan benci yang sama besarnya atas satu sama lain.

6

Selain itu juga, bagaimana TF memperlakukan Anda, sesungguhnya adalah cerminan dari bagaimana Anda memperlakukan diri Anda sendiri. Begitu pula dengan Anda. Bagaimana Anda memperlakukan TF Anda sesungguhnya adalah cerminan dari bagaimana dia memperlakukan dirinya sendiri.

7

Kedua pihak mungkin saling tertarik secara seksual, tapi tanpa keinginan untuk saling memiliki. Jika ada sedikitpun keinginan di dalam hati Anda untuk memiliki makhluk yang Anda sebut sebagai TF Anda, maka bukan dia TF Anda.

8

Di setiap perpisahan (separation), kedua pihak sama-sama berkembang, baik secara mental maupun spiritual. Apa yang dialami, diraih, dan dipelajari oleh satu pihak dalam hidup dan dalam dirinya, itu pula yang termanifestasi dalam diri dan hidup pihak yang satunya.

9

TF nggak cuma berpisah karena sakit hati. Mereka juga kadang terpisah oleh situasi, keadaan, atau takdir. Dan takdir sepasang TF seakan tak ada penawarnya, seakan harus mengikuti skenario yang sudah ditulis oleh semesta. Hubungan sedang baik-baiknya, tiba-tiba harus berpisah oleh sebab alasan yang kadang terasa ‘ajaib‘.

10

Di setiap pertemuan (reunion), kedua pihak sama-sama sudah berubah di berbagai sisi, secara eksternal maupun internal. Tapi tetap bisa nyambung, tetap nyaman, tetap cinta, dan tetap benci…

Jadi bagaimana sepasang TF akan bisa bersatu kalau selalu ada rasa benci di antara mereka?

Jika Anda ingin bersatu dengan TF Anda, saya rasa itu nggak bakal terjadi. Tapi jika Anda mengupayakan kemanunggalan dengan diri Anda sendiri (Anda selalu dan selalu ingin mengenal diri lebih jauh, kemudian menerima diri Anda seadanya, kemudian mencintai diri Anda sebagaimana mestinya), dan itu semua Anda lakukan demi diri Anda sendiri (bukan agar bisa segera bersatu dengan TF Anda), hal yang sama akan terjadi pada TF Anda.

Upaya tulus ini memperbesar potensi untuk kalian bisa saling menerima, saling menghormati, dan saling mencintai, tak ada lagi benci. Kesempatan Anda untuk bisa bersama dengan TF Anda semakin tinggi, meski kebersamaan itu seringnya berarti bersama dalam jiwa. Anda dan dia tetap akan menjalani hidup kalian masing-masing di dunia kalian masing-masing.
Tapi sekali lagi, eksistensi hubungan Twin Flame masih merupakan misteri. Sejauh ini semua hanya hipotesis dan hipotesis saja yang diinformasikan pada kita. Ada baiknya kita nggak terburu-buru membandrol hubungan kita sebagai hubungan Twin Flame.

12 Replies to “Apa Benar Dia Twin Flame Anda”

  1. Dewi sri says:

    Sangat Setuju …skg banyak sekali org yg dgn gampangnya mengatakan org yg br di kenal adalah TFnya. 1 lg saat saya buka notif ini tepat pukul 22 : 22 apakah ada maksudnya tante ? Trimakasih

    Reply
  2. Diana says:

    Iya mbak, bukan saling memiliki dalam artian “fisik”, cuma penerimaan baik buruk pribadi masing2 tanpa penghakiman.

    Reply
  3. Derindu says:

    Iya Tante, banyak yang pengen punya TF, dan jatuh nya halu,, btw, aku kmaren2 Nemu 2222 lanjut 0101 dan skr lagi sering muncul 1111

    Reply
  4. olive says:

    Saya mengenal istilah twin flamr atas kejanggalan2 yg saya alami setelah bertemu dgn seseorg yg kemudian saya duga adl TF saya. Saya googling dan lihat channel you tube, luar negri dan Ind, baru sadar bhw kemungkinan besar kami TF dari ciri2 yg 90% saya alami.
    1. Pertemuan pertama yg serasa dejavu dan langsung dekat satu sama lain.
    2. Kami merasa spt Yin dan Yang. Berbeda sifat tp bs sgt saling mengisi.
    3, Kami jatuh cinta dlm hitungan hari, tp sgt tb2 dia menjauh dan hilang begitu saja.
    4. Kami punya passion yg sama: style aneh, sama2 suka bersepeda, sama2 suka kerapian, punya pola pikir yg sama bahkan warna frame sunglass bisa sama: putih. Sampai2 seminggu kenal saya bilang, ‘Gw ngerasa nyawa gw ada di diri lo’
    5. Gw depresi atas perpisahan yg mendadak itu smp masuk IGD. Tp secuil pun rasa syg saya tidak hilang. Saya pernah menulis surat (karena DM, sms, bbm -wkt itu- got no response at all) dan bilang smp kapan pun lo akan ttp ada di hati dan pikiran gw.
    5. Tb2 dia blokir IG karena sya sempat marah. 7 bulan lalu. Tp FB nggak diblokir. Anehnya, smp hari ini dia masih kepo nungguin ka;au saya online wa. Sampai dini hari sekalipun,
    6. Gap usia yg besar, etnis, dan agama. Itu terjadi pada kami. Saya jauh lebih tua drpd TF saya.

    Saya tonton channel tarot ttg TF bulan ini mengatakan akan ada reunion very soon. Hhhhh.. Hampir semua yg saya tonton isinya senada; ada reunion tidak lama lagi.. Hhhhh Hopefully.

    Reply
    1. Dian says:

      Ini mbaknya kena guna2 kali.
      Harus dibersihin dulu efek peletnya, hihihi

      Reply
  5. Qibil says:

    Kalo cinta dg sesama jenis apakah termasuk twin flame juga?

    Reply
    1. Tante Dukun says:

      Yang nggak sesama jenis pun belum tentu twin flame kok… šŸ˜‰

      Reply
  6. Arjunowilis says:

    4 bulan terakhir ini saya dipertemukan kembali Dengan seorang teman setelah 6th terpisah. Bertatap muka hanya 2kali, kemudian lost kontak selama 6th. Saat kami bertemu dia sudah menikah dan punya anak. Beberapa tahun kemudian saya menyusul menikah dan punya anak. Ditahun pernikahan saya ternyata dia bercerai. Sekarang tiba tiba dia hadir lagi di kehidupan saya, saat saya mengurus proses cerai. Pertemuan yg sangat minim tapi terlalu banyak kesamaan diantara kami. Hobi, selera musik, pandangan hidup, gaya berpakaian, sifat, membuat kami tidak pernah merasa sudah lama terpisah. Malah ketika dipertemukan kembali seperti sudah sangat mengenal meski selama terpisah tidak ada komunikasi sama sekali. Saya hanya bingung, koneksi ini begitu terasa berbeda. Tapi belum berani juga mengaku-aku sebagai pasangan twinflame. Banyaknya kesamaan diantara kami, membuat semua terasa berat. Kami sering berantem karena sering sensi bersamaan. Bahkan kami punya keluhan sakit yang sama. Dan sering sakit diwaktu bersamaan. Inikah koneksi twinflame? Seberat inikah?

    Reply
    1. Sanjaya says:

      Menurut saya, udah merried aja.

      Gk usah mikir twinplame2an segala. Malah tar terafirmasi. Anggap ja yg namanya twinplame itu hoax.

      Reply
  7. Rennis Chiptiani says:

    File

    PART 1

    saya kurang paham ini twin flame atau bukan.. dari kecil saya suka sosok yg berperawakan seperti Bpk dede yusuf… berwajah manis dan berbadan tinggi besar.. dulu semenjak tahun 1994 waktu saya sebelum masuk TK.. ada kuis tak tik boom yg dipandu oleh Bpk Dede Yusuf, saya selalu ngumpet malu.. krn saya selalu ngira bahwa DY ngliatin saya jadi saya beneran malu.. semenjak itu entah gmn saya punya mind set sendiri ttg org yg saya suka.. yaitu org yg tinggi besaragak gemuk dan manis… ( sampai akhirnya saya sadar bahwa ini adalah semacam pemberitahuan ke saya bahwa kelak saya akan dipertemukan dengan pria yg kurang lebih kriterianya sama…
    trs waktu TK dibandung, (nama TK nya TK Holis Permai ), saya pernah pacaran.. namanya deni.. (perawakannya sama dia agak gemuk putih seperti keturunan chinese..). apa yg saya suka dia pun suka.. apa yg saya benci dia pun ga suka… ada saat dimana saya berantem ga suka sama 1 cewek.. trs kita sekelas harus poto bareng.. kebetulan cwe yg saya ga suka itu orangnya tinggi jadi pas poto di kelas itu dia posisinya berdiri disebelah ujung. dan karena deny pun badannya tinggi jadi dia poto paling ujung sebelahan dgn deny.. tp krn deny tau saya ga suka sama cwe itu jadi posisi badannya dia miring membelakangi tu cwe… heheh
    (klo saya posisi potonya duduk ditengah2 scar saya pendek sendiri hehe)
    cuma yg lucu.tuh.. anak sekecil itu koq bsa sama pikirannya… ttg apa yg disuka dan apa yg ga suka..
    lalu saya waktu itu harus pindah ke bandung barat tempat nenek krn nenek meninggal.. berarti kami disini berpisah.. sampe.skrg brarti sudah 26 tahun kurang lebih kami ga pernah ketemu lagi sama sekali.. semoga dia bahagia dengan kehidupannya..
    tante dukun ini kisahnya masih bersambung loh.. tar dilanjut lagi …

    Reply
  8. Markus tulus says:

    File

    Salam hormat, saya Markus dari Sampit ingin pendapat jika orang biasa pacaran dan nikah dgn orang yg punya twin flame selama 20 tahun dan punya 3 orang anak

    Reply

Tinggalkan Pesan